Pengertian, Proses Terbentuknya, dan Gambar Laurasia dan Gondwana


Pengertian, Proses Terbentuknya, dan Gambar Laurasia dan Gondwana - Kalian tentu pernah mendengar kata Laurasia dan Gondwana bukan ? Ya, kata Laurasia dan Gondwana ini sering kita dengar pada mata pelajaran Geografi. Sudah tahukah kalian apa pengertian Laurasia dan Gondwana ? Seperti apa proses terbentuknya Laurasia dan Gondwana ? dan agar lebih jelas bagaimana gambar dari Laurasia dan Gondwana. Untuk menjawab rasa penasaran kalian itu kalian bisa membaca artikel Pengertian, Proses Terbentuknya, dan Gambar Laurasia dan Gondwana.



Pengertian, Proses Terbentuknya, dan Gambar Laurasia dan Gondwana
Pengertian, Proses Terbentuknya, dan Gambar Laurasia dan Gondwana




Pengertian dan Proses Terbentuknya Laurasia dan Gondwana



Lapisan bumi yang tersusun dari berbagai proses secara sedemikian rupa, nampaklah bagian-bagian yang di antaranya bagian terluar yang keras dan bagian bawah yang relatif cair. Kita merasakan seolah-oleh permukaan bumi sesuatu yang kaku dan diam (tidak bergerak). Ternyata sejak zaman dulu, permukaan bumi yang diam ini telah mengalami perjalanan atau pergeseran yang jauh dari bentuknya semula. Di antara para ilmuwan yang memberikan gagasan tentang adanya pergeseran di bumi yaitu Antonio Snidar – Pellegrini yang mengamati benua-benua Afrika dan Amerika Selatan merupakan benua yang pernah bersatu.



Seorang ahli ilmu cuaca dari Jerman yang bernama Alfred Wegener (1912), dalam teorinya yang terkenal yaitu teori pengapungan benua (Continental drift theory) mengemukakan bahwa sampai sekitar 225 juta tahun lalu, di bumi baru ada satu benua dan samudra yang maha luas. Benua raksasa ini dinamakan pangea, sedangkan kawasan samudera yang mengapitnya dinamakan panthalassa.



Sedikit demi sedikit pangea mengalami retakan-retakan dan pecah. Sekitar 135 juta tahun yang lalu, benua raksasa tersebut pecah menjadi dua, yaitu pecahan benua di sebelah utara dinamakan Laurasia dan di bagian selatan dinamakan gondwana. Kedua benua itu dipisahkan oleh jalur laut sempit yang dinamakan Laut Tethys. Sisa Laut Tethys pada saat ini merupakan jalur cebakan minyak bumi di sekitar laut-laut di kawasan Timur Tengah.


Gambar Laurasia dan Gondwana



Baik Laurasia maupun Gondwana kemudian terpecah-pecah lagi menjadi daratan yang lebih kecil dan bergerak secara tidak beraturan dengan kecepatan gerak berkisar antara 1 – 10 cm pertahun (coba kalian lihat teori tektonik lempeng). Dalam sejarah perkembangan planet bumi, sekitar 65 juta tahun lalu, Laurasia merupakan cikal bakal benua-benua yang saat ini letaknya di sebelah utara ekuator (belahan bumi utara), meliputi Eurasia, Amerika Utara, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Adapun Gondwana merupakan cikal bakal benua-benua di belahan bumi selatan, meliputi Amerika Selatan, Afrika, Sub benua India, Australia, dan Antartika, hingga terbentuklah benua-benua yang kita saksikan saat ini. Perhatikan gambar berikut.



Gambar Letak Laurasia dan Gondwana


Kerak bumi atau lapisan bumi bagian atas pada dasarnya terdiri atas kerak samudera dan kerak benua. Kedua kerak ini bukanlah sesuatu yang kaku dan diam, tetapi terus bergerak aktif mengalami pergeseran hingga saat ini. Lalu bagaimanakah pergeseran benua terjadi? Selanjutnya akan dibahas pada bagian lempeng tektonik.





Semoga dengan adanya Pengertian, Proses Terbentuknya, dan Gambar Laurasia dan Gondwana ini kalian akan semakin mudah dalam memahami serta menguasai apa pengertian Laurasia dan Gondwana, bagaimana proses terbentuknya Laurasia dan Gondwana, dan seperti apa gambar dari Laurasia dan Gondwana. Dengan adanya penjelasan di atas semoga rasa penasaran kalian bisa terjawab. Terimakasih telah membaca Pengertian, Proses Terbentuknya, dan Gambar Laurasia dan Gondwana.
Previous
Next Post »